Jumat, 11 Mei 2018

Obesitas Ternyata Mempercepat Gejala Radang Sendi

Penelitian baru menunjukkan bahwa obesitas dapat mempercepat dan memperkuat gejala penyakit rheumatoid arthritis atau biasa disebut radang sendi atau rematik.

“Pasien radang sendi mungkin lebih fokus pada penyakitnya. Padahal, kita juga harus mempertimbangkan kondisi umum obesitas yang dapat berkontribusi pada masalah yang biasanya dikaitkan dengan radang sendi,” kata penulis studi yang juga asisten profesor kedokteran di Sekolah Kedokteran Perel man Universitas Pennsylvania, Amerika, Dr Joshua Baker, dilansir WebMD.

Rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun. Penyakit ini berkembang ketika sel-sel kekebalan yang biasanya melawan kuman kali ini menyerang selaput sendi atau tulang rawan.

“Hal tersebut dapat menyebabkan sendi dan tulang sekitarnya membengkak serta secara bertahap akan mengikis ligamen dan otot. Rheumatoid arthritis juga akan memburuk dari waktu ke waktu dan sering menyebabkan kecacatan,” papar dr Baker.

Umumnya penyakit ini menyerang sendi bagian jari, pergelangan tangan, bahu, lutut, dan kaki. Pada stadium lanjut, penyakit ini akan membuat penderita tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari dan kualitas hidupnya menurun. Gejala lainnya yaitu berupa demam, nafsu makan menurun, berat badan menurun, lemah dan kurang darah.

Namun, kadang kala penderita tidak merasakan gejalanya. Untuk penelitian, dr Baker dan rekan-rekannya melihat efek obesitas pada perkembangan rheumatoid arthritis pada lebih dari 25.000 orang yang menderita penyakit ini.

Para peneliti menemukan bahwa penyakit ini berkembang lebih cepat pada mereka yang sangat gemuk tanpa menghiraukan tingkat peradangan di persendian mereka.

Meskipun penelitian tidak dapat membuktikan hubungan sebab-akibat, para peneliti menyarankan bahwa perawatan dan strategi baru sangat penting untuk membantu orang yang ingin mempertahankan berat badannya dengan sehat dan dapat membantu mencegah kecacatan pada mereka yang menderita penyakit rheumatoid arthritis .

“Temuan kami dapat membantu para dokter mengenali tanda-tanda kelemahan pada pasien rheumatoid arthritis dan mungkin bisa menjelaskan kepada mereka manfaat latihan kekuatan dan terapi fisik untuk mencegah berbagai penyakit,” ungkap dr Baker.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Populer Posting

3 Keunggulan Kamera Olympus EM5 Mark II